Friday, January 10, 2020

Japan, I'm Coming




Doaku pagi ini, Ya Allah aku pengin banget tahun ini ke Jepang, tinggal disana yang lama, dapat ilmu dan gratis. Aamiin.

2022 setelah Nac usia 3 kami memiliki rencana juga untuk mengunjungi Jepang. Semoga selalu dapat rezeki lebih agara bisa nabung yah hehehe.
Jepang merupakan salah satu negara impian yang ingin aku kunjungi dari kecil. Mungkin ini karena hampir setiap hari aku nonton kartun Jepang.

Entah ada maghnet apa tapi memang asik banget ngebayangin bisa main disana. Suasananya, tamannya, makanannya. Aku suka banget.
Tempat wajib yang akan aku kunjungi ke Jepang itu Disney Land, Universal Studio, Fujiko F. Fujio Meseum dan Ghibli Museum. Mainstream banget yah? Hahahha.

Selain tempat-tempat itu, selama di Jepang aku ingin live like local hehehe, nanti akan sewa air bnb di country side terus belanja ke pasar disana, masak sendiri di rumah. Selesai sarapan lalu jalan-jalan di taman sekitar biar anak-anak merasakan main di playground umum bareng anak-anak Jepang, ke perpustakaan lokal, makan kue dan minum teh di kedai-kedai pinggir jalan, sama piknik di bawah sakura tentunya.

Aamiin Ya Allah semoga terwujud :)














All photos take from unsplash.com
Thursday, January 9, 2020

Main ke D'Dieuland


Tempat tinggalku sekarang sebenarnya enak karena dekat dengan pusat kota Bandung, apalagi kalau main daerah Dago atas, deket banget dan bisa lewat jalan terobosan.

Tapi malah kalau weekend kami lebih sering mager buat pergi-pergi, palingan juga kalau main ke tempat wisata kalau ada saudara atau teman. Kalau sengaja itu jarang sekali karena males macet dan merasa dekat jadi mau kapan aja main itu mudah.

Seperti weekend kemarin akhirnya kami main ke D'Dieuland dan Dago Bakery di daerah Punclut.
Dago Bakery kemarin raameeee bgt ampun deh, masuknya perorang 15 k yang nanti bisa ditukar dengan softdrink dan souvenir tapi kemarin aku nggak nuker si Nab udah nggak sabar mau ke playground di D'Dieuland.

Akhirnya kami pindah ke D'Dieuland, tiket masuk 20 K tapi kalau mau ke playground bayar 70 K sudah include tiket masuk. Kalau mau makan bisa tinggal pesan saja.
Yang aku suka dari tempat ini adalah luaassss. Banyak tempat duduk jadi nggak bingung mau duduk dimana. Ada beberapa permainan kayak giant swing cuma kemarin nggak nyoba hhehe antri banget juga.
Banyak spot foto disini jadi nggak usah khawatir pulang dari sini nggak punya konten buat instagram.








Tuesday, January 7, 2020

Selamat Tahun Baru!



Halo, selamat Tahun Baru semoga cuan selalu berjalan beriringan dengan kita.
Tahun ini aku berharap banyak hal baik yang aku dapatkan aamiin.
Aku lama nggak ngeblog karena aku males banget mau buka blog, entah karena bosen sama tampilan blog ini entah karena aku terlalu ingin bikin konten yang serius gitu, tapi malah aku kebingungan sendiri hehehe.
Maka aku mau balik kayak dulu lagi aja deh, aku akan nulis yang ingin aku tulis, yang ingin aku share, semoga yang membaca mendapat manfaatnya kalaupun enggak aku anggap ini sebagai salah satu dokumentasi :)
Yuk semangat ngeblog lagi!

2019 buat aku merupakan salah satu tahun yang capek banget. Masih mencoba buat menerima keadaan sebagai Ibu bekerja dengan 2 bocah dan tanpa ART yang kadang bikin senewen.
Aku makin ngerti ternyata dunia orang dewasa ini sungguh rumit, banyak hal yang menurut aku nggak adil, tapi aku selalu meyakini kalau apa yang melekat di aku itu yang terbaik yang dikasih Allah.

Semoga aku bisa menjalani tahun ini dengan lebih sadar dan kalem. Semua yang aku semogakan juga terwujud. Aamiin!

pic from unsplash
Monday, September 2, 2019

Hello Again


 
ini gambar lama, aku kangen gambar-gambar


Hai,
Aku lama banget nggak ngeblog sampai aku lupa bagaimana memulai nulis lagi.
Ada banyak yang ingin diceritakan tapi akupun bingung bagaimana mau ceritanya hehehe.
Jadi daripada bingung, don’t think, just write!
Monday, March 26, 2018

Oh Mama, Oh Papa : Suamiku Membantu Mencuci Baju


Hai, selamat merayakan ulang tahun pernikahan ke-3 untuk saya dan suami, semoga rumah tangga kami selalu diberi kebahagian dan keberkahan. Yok semua AAMIIN :)

Bagi kami tahun kedua pernikahan merupakan tahun dengan banyak tambal sulam dalam menyusun bahtera rumah tangga. Menjajal trik ini itu agar kehidupan kami terasa pas. Walaupun hingga saat ini belum kami temukan yang ideal sih hehehe apalagi dalam hal mengurus rumah. Membagi waktu antara bekerja, beres-beres rumah, istirahat, dan bermain dengan anak.
Ya semoga di tahun ke-3 ini kami bisa semakin kompak dan lincah.

Kehidupan saya jungkir balik sejak kelahiran anak kami yang pertama. Dengan nekatnya kami hidup tanpa ART (pernah sih nyoba, tapi si mbak hanya bertahan 1 bulan saja huhu) terus nyari lagi susah banget.


Awal-awal memang berat yah hidup dengan bayi tapi tanpa mbak itu, walaupun sebelum punya anak kami tidak menggunakan jasa ART. Tapi ternyata kami bisa survive hingga saya pun sok-sokan menuliskan tips bertahan hidup tanpa ART dan Nanny
Hampir satu tahun saya menerbitkan blog post itu tapi sekarang ketika saya baca ulang ingin rasanya bilang 'halah' di setiap kalimat hahaha. Dasar anak muda, sok tahu sekali.

Saya bersyukur kami diberi pola pemikiran yang nggak ribet dalam segala hal, sesimpel kalau ngantuk ya tidur, kalau lapar ya makan. Demi berjalannya kewarasan hidup, kami memang memiliki pembagian tugas rumah tangga secara jelas.

Suami bertugas mengurus segala rupa tentang perbajuan, mulai dari memisahkan baju putih dan baju berwarna, mencuci, mengantar baju kotor ke Aa laundry, membersihkan kamar mandi, serta membuang sampah hehehe. Selebihnya ya bermain dengan anak atau menjalankan hobinya.

Sedangkan saya mengurus segala rupa mengenai anak dan dapur (mulai dari belanja baju, sepatu, sayur, mengolah, dan menyajikan). Untuk hal-hal lain seperti setrika baju, nyapu, ngepel kami kerjakan bergantian, siapa saja yang sempat.

Tentu saja hidup tanpa ART ini membuat kami menurunkan segala standard ideal sebuah kebersihan dan segala rupa. Yasudahlah kalau memang sedang lelah kami biarkan saja dulu rumah berantakan sedangkan kami istirahat. Atau kalau memang tidak sempat masak yasudah kami makan diluar atau gofood.

Saya pernah ditegur dan diceramahi oleh teman kantor karena saya bilang di rumah yang mencuci baju adalah suami saya. Beliaunya bilang saya istri macam apa, terus baper terus jadi ngadu. Tapi ternyata kata Paksu "nggak apa-apa, yang tahu tentang keadaan kita ya kita sendiri, ini namanya kerjasama, nggak usah mikirin apa kata orang lain" saya jadi terharu. I Love You :)


Lelah tentu saja, apalagi harus ngantor, ngurus anak, ngurus rumah, tapi ya mungkin ini memang lakon yang harus kami lakukan sekarang, jalankan dengan bahagia dan ikhlas kalau kata Ibu saya mah. Tapi kadang saya suka buka OLX cari "peri rumah" kali aja ada yang jual.

Namun kembali lagi ke masing-masing keluarga, cara ini ideal di keluarga saya belum tentu ideal di keluarga Putri Marino. Atau bisa saja keadaan sekarang memang cocok untuk keluarga kami saat ini namun belum tentu ideal apabila diterapkan 2 tahun lagi.

Yang penting jangan lupa pikenik, biar nggak modyar.
#modyarhood